MATA KULIAH

Mata Kuliah yang diampu diantaranya adalah : Ilmu Kewarganegaraan (Civics), Pendidikan Kewargangaraan (Civic Education), Dasar-dasar IPS (Basics of Social Sciences), Media Pembelajaran PKN (Civic Education Learning Media), Ilmu Negara (States Science), dan Pendidikan Karakter (Character Education). di bawah ini adalah materi-materi dari mata kuliah yang dapat anda unduh. anda jugapun dapat berkomunikasi di media ini untuk mendiskusikan setiap materi yang dianggap menarik. selamat belajar…!

ILMU KEWARGANGARAAN (CIVICS)

CIVICS#1

Konsep Dasar Civics

Konsep Civics (Yunani) yang berarti ilmu kewarganegaraan, secara etimologis berasal dari bahasa Latin yaitu Civicus yang berarti Citizen atau penduduk dari sebuah kota (polis). Sehingga istilah civic (tanpa hurup “s”) dapat diartikan warga Negara. Konsep tersebut sangat berkaitan erat praktek pelaksanaan demokasi langsung (direct democracy) dalam kehidupan masyarkat di Athena Yunani.

Namun secara terminology, pengertian Civics akan dijelaskan menurut beberapa ahli atau pakar, seperti menurut Stanley Dimond, yang mengemukakan pengertian Civics yang ditinjau dari dua arti, yaitu arti sempit dan arti luas. Dalam arti sempit, Civics adalah “…..only legal status in a country and the activities closely related to the political function, voting, organizations, holding of public office, and legal rights and responsibilities.” Dijelaskan bahwa Civics berkaitan dengan hubungan antar warga Negara dengan Negara yang meliputi status formal dalam Negara, fungsi dan aktivitas formal dari lembaga-lembaga politik yang ditinjau dari kehidupan masyarakat, menyangkut pemilihan umum, organisasi puncak dalam suatu Negara, berbagai pengaturan dari lembaga-lembaga, pelayanan kepada masyarakat, hak-hak serta tanggung jawab setiap warga Negara dalam melaksanakan tugasnya.

Sedangkan dalam arti luas, “…..citizenship in addition has also acquired a broad meaning almost synonimous with those disable personal qualities.” Bahawa civics berkenaan dengan segala sesuatu yang dapat menumbuhkan kualitas pribadi warga Negara.

Carter Van Good mengartikan Civics sebagai “the elements of political science or that branch of political science dealing with the rights and duties of citizens”. Yang berarti bahwa civics merupakan bagian atau elemen dari ilmu politik atau cabang dari ilmu politik yang berisi tentang hak-hak dan kewajiban-kewajiban warga Negara.

Sementara itu, A.S. Hornoby mengemukakan pandangannya bahwa civics merupakan “the study of government and duties of citizens, having to do with a city or citizens” . yang berarti bahwa Civics adalah suat pelajaran tentang pengertian pemerintahan dan kewajiban-kewajiban warga Negara yang berkaitan dengan Negara atau antar warga Negara.

Sejalan dengan pendapat civics merupakan “the study of government and duties of citizens, having to do with a city or citizens” . yang berarti bahwa Civics adalah suat pelajaran tentang pengertian pemerintahan dan kewajiban-kewajiban warga Negara yang berkaitan dengan Negara atau antar warga Negara.

yang mengemukakan bahwa Civics adalah the science of citizenship the relation or man, the individual to man in organized collection-the individual in his relation to the state. Yang berarti bawa civics merupakan ilmu kewarganegaraan yang di dalamnya membahas hubungan manusia dengan manusia dalam perkumpulan yang terorganisir, hubungan individu dengan Negara.

Sementara Ahmad Sanusi memberikan pemahaman yang sederhana kepada kita akan civics, dimana menurut pendapatnya bahwa sejauh civics dapat dipandang sebagai disiplin ilmu politik, maka fokus kajiannya berkenaan dengan kedudukan dan peranan warga Negara dalam melaksanakan hak dan kewajiban sesuai dan sepanjang batas-batas ketentuan konstitusi Negara yang bersangkutan. Ada beberapa hal penting yang perlu kita cermati dari pendapat Amad Sanusi yaitu :

  1. Studi civics tidak bertitik tolak pada Negara sebagai satuan makro, melainkan memusatkan perhatian pada individu-individu warga Negara sebagai mikro.
  2. Sebagai satuan mikro meliputi : tingkah laku, potensi, kesadaran, usaha, dan kegiatan serta prestasi kehidupannya.
  3. Studi civics memperoleh input dari disiplin lain, oleh karena itu korelasi antar disiplin tersebut sangat erat, sehingga mendorong perkembangan dan mejuan studi civics.
  4. Civics menekankan kebenaran dalam arti logis dan factual, oleh karenanya konstitusi merupakan kerangka rujuan (frame of reference) yang paling objektif dalam kerangka kajian civics.

Rumusan lain tentang pengertian civics dikemukakan Edmunson, yaitu Civics is usually defined as a study of government and of citizenship – that is, of the duties, right and privileges of citizens. Berdasarkan pengertian tersebut dijelaskan bahwa civics merupakan pelajaran atau kajian tentang pemerintahan dan warga Negara, membahas hak dan kewajiban serta hak-hak istimewa sebagai warga Negara.

Perkembangan civics selanjutnya tidak hanya berkenaan dengan pemerintahan saja, melainkan mengalam perluasan kearah vocational civics yang berkaitan dengan bagaimana warga Negara mencari pekerjaan untuk kelangsungan hidupnya, economic civics economic civics yang berkaitan dengan bagaimana warga Negara mencari kebutuhan hidup ekonominya, serta community civics yang berkaitan dengan cara- cara hidup bermasyarakat.

Silahkan klik CIVICS (IKN)

Sebagai pegangan mahasiswa, maka penulis menyusun buku bahan ajar di bawah ini…

ILMU KEWARGANEGARAAN

Silahkan hubungi Laboratorium PPKN FIS UNJ di lantai 4 untuk mendapatkan buku ini..

 

 

CIVICS#2

Silahkan klik Civil Society presentation

CIVICS#3

Di dalam materi Civics#3 ini akan di bahas mengenai warga negara global, dimana John Cogan & Derricott memaparkan tentang five common categories of citizenship attributes  dan Eight Consensus Citizenship Characteristics. lebih menariknya lagi  di sini dijelaskan tentang konsep warga negara multidimensional serta 3 kategori warganegara. untuk lebih jelasnya silahkah pelajari materi di bawah ini…

Five Common Categoris of Citizenship Attributes

 1.  A sense of identity
 2.  The enjoyement of certain rights
 3.  The fulfilment of corresponding obligations,
 4.  A degree of interest and involvement in public affairs, and
 5.  An acceptance of basic societal values
 (Cogan and Derricott, 1998)

Eight Consensus Citizenship Characteristics

 1.  Ability to look at & approach problems as member of global society
 2.  Ability to work with other in a cooperative way & take responsibility for one’s roles/duties in society
 3.  Ability to understand, accept, & tolerate cultural differences
 4.  Capacity to tink in a critical and systemic way
 5.  Willingness to resolve conflict in a nonviolent manner
 6.  Willingness to change one’s lifestyle & consumption habits to protect the environment
 7.  Ability to be sensitive toward & to defend human right (e.g., right of women, ethnic minorities, etc)
 8.  Willingness and ability to participate in politics at local, national, & international levels.

( Cogan dan Derricott, 1998)

Multidimensional Citizenship : The Four Dimensions

PERSONAL

SOCIAL

  SPATIAL

 TEMPORAL

Personal Dimension :A personal capacity for and commitment to a civic ethic characterized by responsible habits of mind, heart, and action.

Social Dimension : Capacity to live and work together for civic purposes.

Spatial Dimension : Capacity to see oneself as a member of several overlapping communities local, national, and international.

Temporal Dimension : Capacity to locate present challenges in the context of both past and future in order to focus on long-term solutions to the difficult challenges we face.

Three Kinds of Citizens

Personally Responsible Citizen

Parcipatory Citizen

Justice-Oriented Citizens

Description Acts responsible in his/her communityWorks and pay taxesObeys lawsRecycles gives bloodVolunteers to lend a  hand in times of crisis Active member of community organizations and/or improvement effortsOrganizes community efforts to core for those in need, promote economic development, or clean up environmentKnow how government agencies workKnows strategies for accomplishing collective tas Critically assesses social, political, and economic structur to see beyond surface causesSeeks out and addresses areas of injusticeKnows about social movements and how to effect systemic change
Sample  Action Contributes food to a food drive Helps to organize a food drive Explores why people are hungry and acts to solve root couses
Core assumptions To solve social problems and improve society, citizens must have good character, they must be honest, responsible, and law-abiding members of the community. To solve social problems and improve society, citizens must actively participate and take leadership positions within established systems and community structures To solve social problems and improve society, citizens must question and chane estableished system and structures when they reproduce patterns of injustice over time.

 

silahkan KLIK Global Citizenship

 

CIVICS#4

PKN sebagai wahana Pendidikan Demokrasi…

silahkan Klik cived sbg wahana pend. demokrasi

 

Ketentuan Tugas dan Penilaiannya

 

  1. Judul besar tugas                             :  Perkembangan PKN dunia
  2. Sifat tugas                                           : Individu
  3. Judul kecil tugas                               : PKN di Negara….. (disesuaikan dengan negara yang dipilih)
  4. Sistematika penulisan :
    • Cover : terdiri dari Judul besar, judul kecil, logo UNJ, penyusun, prodi, jurusan, fakultas dan universitas serta tahun
    • Kata pengantar
    • Daftar isi
    • Daftar table (kalau ada)
    • Isi tugas : Sejarah Negara, bentuk civic education (Materi, pembelajaran dan istilah/nama), bentuk kurikulum (sparated atau integrated curriculum), bentuk civic education di luar persekolahan.
    • Daftar pustaka/referensi (minimal 3 sumber)

5. Ketentuan penulisan

  • Kertas                           : A4
  • Huruf                            : Calibry
  • Pont                              : 12
  • Spasi                              : 1,5
  • Nomor halaman       : kanan atas
  • Jilid depan                   : plastic bening
  • Jilid Belakang             : Kertas jilid merah  (kelas A)/Kertas jilid kuning (kelas B)

6. Waktu pengumpulan     : Pertemuan 7

7. Indikator Kinerja/Rubbric             :

NILAI

GRADE

SKOR

INDIKATOR KINERJA (RUBBRIC)

E SANGAT KURANG < 25 Sejarah Negara tidak jelas, istilah/nama PKn tidak ada, materi dan pembelajaran tidak ada, bentuk kurikulum PKn tidak ada, dan bentuk PKn di luar persekolahan juga tidak ada
D KURANG 26 – 45 Sejarah Negara ada, tapi istilah/nama, materi dan pembelajaran PKn tidak ada, kurikulum PKn tidak ada juga PKn di luar persekolahan pun tidak ada.
C CUKUP 46 – 65 Sejarah Negara ada, Istilah/nama, Materi dan Pembelajaran PK nada, namun bentuk kurikulum dan bentuk PKn diluar persekolahan tidak ada
B BAIK 66 – 85 Sejarah Negara ada, istilah/nama, materi dan pembelajaran PK nada, bentuk kurikulum PK nada, namun bentuk PKn di luar persekolahan tidak ada.
A SANGAT BAIK 86 – 100 Sejarah Negara ada, istilah/nama, materi dan pembelajaran PKn ada, bentuk kurikulum PKn ada, dan bentuk PKn di luar persekolahan juga ada.

 

Adapun daftar pembagian negara dapat di KLIK di sini  DAFTAR MAHASISWA KELAS PPKN A TAHUN 2013dan DAFTAR NAMA KELAS B

Untuk Ketentuan tugas Kelompok silahkan KLIK Ketentuan Tugas Kelompok

 

 

DASAR-DASAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (BASICS OF SOCIAL SCIENCES)

 

 

MEDIA PEMBELAJARAN PKN

(CIVIC EDUCATION LEARNING MEDIA)

Output :

Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada mahasiswa PPKN UNJ untuk memiliki pengetahuan kemampuan dalam pembuataan Media Pembelajaran secara kreatif baik media pembelajaran yang berbasis IT maupun berbasis Non IT. Sehingga dalam proses pembelajaran mata kuliah ini pengetahuan tentang media hanya diberikan 30 % saja, selebihnya (70%) mahasiswa di ajak untuk praktek secara langsung.

 

Out Come :

  1. Mahasiswa memiliki kemampuan untuk membuat media Pembelajaran PPKn secara kreatif baik berbasis IT maupun Non IT sesuai dengan tuntutan sekolah.
  2. Mahasiswa mampu mempraktekan Media Pembelajaran PPKn tersebut di dalam kelas.
  3. Mahasiswa mampu melakukan inovasi dan kreasi terhadap media pembelajaran yang ada sehingga menjadi lebih menarik dan memiliki daya jual.
  4. Mahasiswa mampu menjadi inspirasi bagi guru-guru di sekolah untuk pengembangan Media Pembelajaran PPKn.

 

Untuk lebih lengkapnya silahkan baca materi di bawah ini:

1. Media Pembelajaran PPKn#1

introduce to Media Pembelajaran PKn

 

2. Media Pembelajaran PPKn#2

Media Pembelajaran 1

 

3. Media Pembelajaran PPKn#3

Media Pembelajaran PKn

 4. Media Pembelajaran PPKn#4

Contoh Media Pembelajaran Kreatif (non IT)

 

 

ILMU NEGERA (STATE SCIENCE)

Ilmu negara merupakan ilmu yang mempelajari negara secara umum, bersifat universal dan objektif. kajian dari ilmu negara diantaranya hakikat, fungsi, tujuan negara, asal mula dan hilangnya suatu negara. namun dalam kajian kita kali ini akan di bahas tentang konsep-konsep negara dari awal hingga bagaimana perkembangannya sampai saat ini. ada hal yang menarik dalam pembahasan ilmu negara pada, pada umumnya hampir semua sumber kajian ilmu negara selalu mengetengahkan konsep-konsep negara mulai dari sebelum masehi hingga abad 18, namun selalu ada missing link ketika masuk abad 7 hingga 14. tentunya ini merupakan tantangan tersendiri dalam menemukan berbagai informasi kebenaran keilmuan. selamat berselancar di samudera ilmu…

#Materi 1 Ilmu Negara1

#Materi 2 Pengertian Negara

 

 

#Sebagai referensi tambahan…penulis membuat buku yang berjudul “Masyarakat Indonesia; Teropong Antropologi Budaya Indonesia”, dimana dalam buku ini dijelaskan tentang sejarah Indonesia khususnya masyarakat China yang ada di Indonesia dan bagaimana persebarannya, kemudian di gambarkan juga bagaimana budaya suku-suku di Indonesia, baik Jawa, Sunda, Betawi, suku-suku di Kalimantan, Sumatera, Papua, sampai beberapa budaya bangsa yang perlu di pertahankan dan di hentikan.

ANTROPOLOGI BUDAYA INDONESIA

 

 

KEWARGANEGARAAN (CIVIC EDUCATION)

Civic Education merupakan suatu kebutuhan bagi setiap negara dalam rangka membangun kehidupan demokrasi. civic education merupakan suatu alat/atau jembatan bagaimana warga negara memahami negaranya, memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara sehingga mampu berpartisipasi secara otonom dalam kehidupan demokrasi sesuai dengan nilai dan budaya bangsan 

 

 

PENDIDIKAN PANCASILA (PANCASILA EDUCATION)

Untuk mengikuti mata kuliah ini, terlebih dahulu mahasiswa harus mempelajari kontrak belajar. silahkan download disini Kontrak Belajar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>